Dialektika Budaya Ladang di Kalimantan Barat

Authors

  • Kristianus Kristianus Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Keywords:

Dialektika Budaya Ladang Dayak Religi Adat

Abstract

Semakin sedikitnya orang Dayak yang bisa berladang. Sebagai contoh di Kampung Nangka Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak hanya tiga keluarga saja yang masih bisa berladang. Kondisi ini ternyata merata di banyak kabupaten di Kalimantan Barat. Tragisnya lagi, mereka yang masih bisa berladang ada yang ditangkap dan diadili di pengadilan. Dengan metode etnografi, penulis berhasil mengumpulkan data selama sembilan bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya ladang ini sedang berada dalam situasi sulit. Setidaknya ada empat faktor yang membuatnya sulit yaitu: hukum, ketersediaan tanah, kebijakan pemerintah dan generasi milenial Dayak atau era modernisasi. Keempat faktor ini menarik dengan kuat upaya pelestarian budaya ladang yang didukung oleh religi Dayak (kepercayaan, adat, kearifan), sumber pengetahuan dan sumber plasma nutfah.

Untuk itu penulis mengajukan empat opsi yaitu; pertama adalah orang Dayak “tetap mempertahankan budaya ladang dengan menerima arus modernisasi, Bentuknya adalah modernisasi ladang. opsi kedua terkait kebijakan pemerintah berupa intensifikasi pertanian. Opsi ini berarti budaya ladang diganti menjadi budaya sawah. Sebelumnya memang orang Dayak di pesisir Kalimantan Barat sudah mengusahakan sawah setidaknya sejak 100 tahun lalu. Opsi ketiga, sebagai dampak pengubahan ke pola pertanian monokultur seperti kebun sawit. Opsi ini akan mengubah Orang Dayak menjadi buruh tani, padahal mereka tidak pernah memiliki budaya sebagai buruh. Ini opsi keempat yang penulis ajukan, yaitu untuk daerah-daerah yang belum dimasuki kebun monokultur dan sawah (intensifikasi pertanian), maka ladang (gilir balik) yang dilakukan tidak kurang sejak 10.000 tahun lalu oleh masyarakat adat Dayak itu untuk terus dikembangkan. Pilihan ini selain bisa mempertahankan budaya ladang, Orang Dayak juga akan mampu mempertahankan keanekaragaman hayati ekosistem di Kalimantan. Pilihan keempat ini sebetulnya nostalgia karena lahan telah menyempit.

Published

2020-07-25

How to Cite

Kristianus, K. (2020). Dialektika Budaya Ladang di Kalimantan Barat. An1mage Jurnal Studi Kultural, 5(2), 39-49. Retrieved from https://an1mage.net/OJS321/index.php/ajsk/article/view/156